28 October 2010

Homesick - Kings of Convenience

Sejauh ini kayanya lagu yang gue jadikan judul di postingan ini adalah yang paling sering gue puter di iPod selama program AFS. Bukan, bukan karena gue kangen Jakarta. Gue bener-bener sering banget puter lagu ini pas baru pindah host family. Gue sedih banget waktu itu. Gue ngerasa keluarga lama gue lebih "home".. Padahal mungkin ngga segitu nya juga. Munkin ngga seitunya sampe gue cried myself to sleep in my first nights in my new host family's house. Cuma mungkin karena ada perbandingan aja dengan keluarga baru gue.

Anyway,

Home di sini gue artikan jauh daripada rumah dalam benutk fisik. Bukan rumah gue yang besar dan hangat, bukan kasur gue yang empuk.
Home gue artikan tempat yang bisa benar-bikin gue nyaman, bikin gue merasa aman di dalamnya. Orang-orangnya menyenangkan, orang-orangnya menerima gue. Nyaman. Menyenangkan. Home.

Dan kalo kalian perhatikan, di bagian akhir lagu ini ada line:

"Homesick. Cause I no longer know, where home is."

And that exactly how I'm feeling right now. Gue ngga seneng di sekolah. Gue sering merasa jadi pengganggu di rumah. Tapi gue juga ngga pengen pulang ke Jakarta. Gue ngga yakin that I would feel better di Jakarta.

Dan saat gue lagi bener-bener ngga bener. Bener-bener di bawah, merasa kalah, merasa bodoh, merasa tolol,  gue ngga tau harus cerita sama siapa.

Ga ada orang yang akan
give me a massive hug...
give his/her shoulder for me to cry on...
rub my back, making sure that I'm okay...

Lalu gue mikir, Hey, Nisa! Di Jakarta pun lo ngga punya orang yang begini.

so it's not the country, it's not the school, it's me. There's something wrong with me, and it's not fixed, yet.


******


Dan setelah nulis ini, gue lagi-lagi membuktikan bahwa nulis, nangis, dan dengerin lagu sedih bisa bikin some people feel a lot better. A lot.

Dan sekarang, gue berusaha senyum, and I wish myself a very good day.

2 comments:

abi said...

nisaaaa kangen banget! semangat yaa! gue uska deh postingan lo bener banget

Rintachos said...

ada fase dimana perlahan lahan honeymoon season dan euphoria menjadi exchange student perlahan lahan berakhir.apapun yang lo rasain, rasanya salah, tapi you cant do nothing, you cant say "what if" , all you gotta do is survive and a year's not a long time..after this phase over semuanya akan berjalan dengan smooth dan baik baik saja.
enjoy your year nisa! enjoy america!